Senin, 17 September 2012

MAHARANI

entah darimana awalnya aku mengagumimu ...
sampai saat ini pun aku tak sanggup melupakanmu...
sedetikpun aku tak mampu bila tak memikirkanmu..
parasmu, senyummu, rambutmu, matamu, bibirmu,, ahh semua tak bisa tergambarkan..
terlebih sopan santunmu ketika aku tanya kabar tentang dirimu pertama kali..
bila melihat kembali masa lalu..
aku hanya tersenyum geli...
bagaimana tidak? sejak dulu aku tak pernah bertemu kamu sekalipun...
terakhir kamu pergi merantau saat aku sudah di jakarta.
aku tahu kamu saat dulu ... saat kamu masih sekolah.. itupun aku tak begitu dekat,, tak begitu mengenal akan dirimu...
setelah perkenalan itu aku tak mau berhenti untuk tahu akan dirimu...
aku terus mencari info tentang kamu... apapun itu aku ingin tahu,...
setiap detail dirimu aku simpan rapi dihatiku,
semakin lama semakin aku tak bisa bila sehari tanpa melihat foto-fotomu..
hingga saat itu tiba ,, kamu menerima cintaku...
perasaan senang juga bahagia menghampiriku,, 
tak pernah aku bayangkan bisa sedekat ini denganmu,, 
seorang gadis yg lama aku dambakan untuk bersamaku,, 
bukan untuk sementara tapi untuk selamanya,,
beberapa bulan kemudian kamu membuat sebuah keputusan,,
sedikit kaget aku mendengarnya,,
kamu minta putus,, aku hanya membalas senyum :),,
tak bisa lebih dari itu,, aku tak bisa marah sama kamu,
aku tak bisa memaksamu,, 
perasaan sedih, kalut, hampa, hening,,, semua terasa sepi,
saat itu juga semua terhenti, tak satupun yg bergerak
hingga jantungku pun seolah berhenti berdetak,,
aku letih, aku layu, lemah tak berdaya..
aku tak ingin kamu tahu, aku begitu rapuh mendengar keputusanmu.
aku mencoba tegar.
karna aku begitu mencintaimu,, menyayangimu,, 
hingga apapun keinginanmu aku tak bisa menolak, selama aku bisa penuhi.
terlebih saat kamu mengutarakan alasanmu minta putus,,
saat itu juga aku semakin mengagumimu,, bahkan lebih dari saat masih pacaran..
hari berganti, aku masih tak bisa tanpamu..
sesekali aku lihat fotomu,,
aku masih mengagumi, menyayangi, dan mencintaimu, sampai sekarang..
tak banyak yg bisa kulakukan saat saat seperti itu,,
aku selalu melihatmu walau kamu tak tahu.
aku terus berusaha meyakinkanmu,, bahwa aku sungguh-sungguh..
aku tak main-main dengan cinta ini,, cintaku tulus,, 
kepadamu aku ingin berbagi, bersamamu aku ingin akhiri penantian ini.
saat ini aku baru merasakan betapa berartinya dirimu,,
kau membuatku mengerti arti pentingnya agama,,
semakin lama aku ingin lebih baik lagi,, lebih baik untuk diriku sendiri, keluarga dan orang lain.
secercah harapan kembali datang untuk bersamamu,,
masih tetap memberi kabar walau tak lagi berstatus pacaran.. 
aku tak mengapa, jika itu lebih baik untukmu aku tak pernah memaksa.
aku begitu mengerti kata 'jodoh takkan kemana.' lebih ke rasa bukan sekedar logika..
kau meyakinkanku atas kata-kata itu... 
tak mau begitu banyak berharap, serahkan semua kepada Illahi, itu yg aku lakukan... 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar